Image

Private Sub Command1_Click()

Text1.SetFocus

Text1 = “”

Text2 = “”

Text3 = “”

Text2.SetFocus

End Sub

 

Private Sub Command2_Click()

Text2.SetFocus

Text1 = “”

Text2 = “”

Text3 = “”

Text3.SetFocus

End Sub

Private Sub Command3_Click()

Unload Me

End Sub

 

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text1.SetFocus

End If

End Sub

Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text2.SetFocus

End If

End Sub

Advertisements

Snorkeling Menikmati Indahnya Isi Pasir Putih Pangandaran // Jum’at, 23 November 2012 – 21:37 wib

 

Ujang Marmuksinudin – Koran SI

Hamparan luas Pantai Pangandaran, Jawa Barat (Foto: 
Fitri/Okezone)

Hamparan luas Pantai Pangandaran, Jawa Barat (Foto: Fitri/Okezone)

KAWASAN objek wisata alam Pantai Pangandaran memang pilihan tepat untuk memanjakan diri selama libur akhir pekan. Beragam aktivitas bisa dilakukan untuk mengagumi isi lautnya, termasuk snorkeling.

Di pantai yang terletak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ini, pengunjung bisa menyaksikan panorama matahari terbit dan tenggelam, tepatnya kawasan pantai timur dan pantai barat. Wisatawan juga bisa menikmati fasilitas kuliner, penginapan, belanja, keindahan alam, dan beragam atraksi permainan yang menantang.

Salah satu tempat wisata yang patut Anda datangi saat berada di Pangandaran, adalah hamparan pasir putih di Cagar Alam Panajung Pangandaran. Di tempat ini, keasrian alam Pangandaran masih sangat terasa dibanding kawasan lainya. Di pasir putih, wisatawan bisa menyaksikan langsung aneka satwa laut dengan kasat mata hanya dengan peralatan sederhana. Aktivitas wisata ini lebih dikenal dengan istilah snorkeling.

Hanya dengan mengeluarkan kocek antara Rp45 ribu hingga Rp80 ribu, pengunjung bisa puas bersantai di atas hamparan batu karang yang terlihat alami dengan aneka satwa laut yang khas. Tingal pintar-pintar negosiasi saja dengan pemandu snorkeling.

“Keunggulan snorkeling di sini, pengunjung bisa melakukan aktivitas berenang sepuasnya, tanpa dibatasi waktu. Selama masih mau dan tertarik, pengunjung bebas berenang selama-lamanya,” kata Sule (29), pemandu di Pasir Putih Pangandaran.

Sebelum sampai di pasir putih, pengunjung yang sampai di Pangandaran harus menaiki perahu pesiar terlebih dahulu yang berangkat dari Pantai Barat Pangandaran. Perahu pesiar ini, selain menyediakan jasa angkut dari Pantai Barat menuju Pasir putih, juga menyediakan fasilitas jasa angkut ke sejumlah titik tempat wisata lain yang berada di sekeliling Cagar Alam. Di antaranya, terdapat tempat pemancingan, batu kelamin, penangkaran penyu, sarang walet, batu misteri orang duduk yang hanya dilihat dari samping kiri dan kanan, serta batu kodok.

Perjalanan menuju sejumlah titik kawasan wisata itu cukup menantang. Pasalnya, selama menaiki perahu dengan perjalanan sekira 30 menit, wisatawan bisa merasakan naik turunnya gelombang.

“Perjalanan laut ini sama halnya dengan perjalanan darat. Ada gelombang yang menyerupai jalan tanjakan dan turunan. Di laut juga ada gelombang naik dan turun. Saat berangkat dari Pantai Barat sampai menuju sarang walet, perjalanan yang ditempuh menaiki gelombang, sedangkan pulangnya menuruni gelombang,” ujar Adji (38), pemandu perahu pesiar.

Puas menyusuri sejumlah titik kawasan wisata di sekeliling cagar alam, pengunjung bisa berlama-lama di kawasan pasir putih. Perahu pengantar akan kembali ke Pantai Barat karena tidak diperbolehkan ada perahu yang bersandar di Pasir Putih.

“Jika sudah puas ingin pulang, tingal menghubungi kembali nahkoda perahu pesiar,” tambah Adji.

Mustika (28), wisatawan asal Cicadas, Bandung, mengaku betah selama berada di kawasan Pasir Putih Pangandaran. “Yang paling asyik dan menegangkan yaitu saat mencoba snorkeling. Kita bisa melihat bebatuan karang yang cantik berikut aneka satwa laut yang sudahhttp://travel.okezone.com/read/2012/11/23/408/722519/snorkeling-menikmati-indahnya-isi-pasir-putih-pangandaran sangat jinak dan bersahabat dnegan pengunjung,” kata Mustika.

stLight.options({publisher:’b847f3a4-e695-414e-b3c3-11a67607a605′});